Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditegur oleh kalangan ibu-ibu yang tergabung dalam Kaukus Ibu Rumah Tangga DKI karena kerap marah-marah diluar etika dan norma.
Koordinator Kaukus Ibur Rumah Tangga DKI, Aidah Maqbulah mengatakan kalimat Ahok yang kurang santun mengganggu sebagian warga ibukota. Sebab, dia sudah keluar dari etika dan norma ketika berucap.
"Sehingga ucapannya yang kurang santun mengganggu kami," katanya, Jumat (3/4/2015).
Ia mengatakan, Ahok sebagai pemimpin harusnya memiliki etika dan kepedulian dalam segala aspek kehidupan sehingga perlu masyarakat menegur serta mengingatkan Ahok supaya mengoreksi sikapnya.
"Karena Ahok sudah 2,5 Tahun sebagai salah satu pemimpin di DKI Jakarta," ujarnya.
Menurut dia, komentar dan statemen Ahok selama ini menjadi sorotan publik lalu menjadi penilaian yang negatif bukan membawa positif karena perilakunya tersebut.
"Dengan kata lain sikap dan perilaku bapak pemimpin tidak mendidik masyarakat sesuai dengan apa yang dituangkan dalam pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa," jelas dia.
Karena, kata Aidah, hal ini akan sangat membahayakan bagi generasi bangsa mendatang yang saat ini mereka masih anak-anak dan masih membutuhkan suri tauladan serta budi pekerti yang baik.
"Oleh karenanya kami meminta kepada bapak untuk mencontohkan prilaku yang baik kepada masyarakat khususnya warga DKI. Kami tidak ingin lagi mendengar kata-kata kotor dan tidak santun dari lisan Ahok," tandasnya. #TanyaAhok
source:INILAHCOM
No comments:
Post a Comment